Top Social

Showing posts with label Mizan Fantasi. Show all posts
Showing posts with label Mizan Fantasi. Show all posts

Kilas Buku: Blood of Olympus

|

Judul: The Blood of Olympus
Pengarang: Rick Riordan
Genre: Fantasy, Middle-Grade
Tebal: 544 halaman
Penerbit: Noura Books, 2014

Sekembalinya Percy dan Annabeth dari House of Hades, keadaan tidak menjadi lebih baik. Gaia masih berusaha bangkit. Yang ia butuhkan kini hanya satu: setetes darah demigod.

Kru kapal Argo II bahu membahu mencegah Gaia untuk bangkit kembali dan memusnahkan Olympus. Mereka harus menempuh banyak misi dan menghadapi banyak musuh.

Sementara ketika raksasa pendukung Gaia mulai bertebaran di muka bumi, Octavian dari Camp Jupiter malah membawa pasukan untuk menyerang Camp Half-Blood. Keturunan dewa-dewi Olympus dan Roman terancam oleh perang saudara.

Waktu mereka, kru Argo II, hampir habis. Athena Parthenons belum sempat mereka bawa ke Camp Half-Blood. Gaia sudah membuat bumi bergemuruh. Kini mereka sadar, tidak hanya nasib olympus dan keturunannya yang terancam, tapi juga seluruh umat manusia.

Kilas Buku: Higher Institute of Villainous Education (H.I.V.E. #1)

|

Judul: Higher Institute of Villainous Education (H.I.V.E. #1)
Pengarang: Mark Walden
Penerjemah: Layna Ariesianti
Genre: Fantasy, Adventure, Middle Grade
Terbit: Maret 2014, Mizan Fantasi (terbit pertama kali 2006)
Tebal: 394 halaman

Ringkasan cerita:
Sekolah untuk penjahat? Seriusan? Emang ada? Yup! H.I.V.E bisa menjawab semuanya. Higher Institute of Villainous Education mengajarkan cara-cara merampok bank, menebar teror, merancang skandal kriminal, hingga kejahatan lain yang nggak pernah kamu bayangkan sebelumnya. Status lokasinya: rahasia. Ada di bawah gunung berapi di suatu tempat entah di mana.
Keren? Tentu.
Tapi Otto Malpense punya pendapat lain. Ketika pertama kali dibawa ke sekolah kejahatan rahasia ini, dia tahu, dia nggak mau menghabiskan enam tahun ke depan belajar trik-trik kriminal yang dia sendiri sudah kuasai sejak kecil. Satu-satunya pilihan yang dia punya adalah: kabur. (goodreads)
Buku ini jelas menarik perhatian saya hanya dari judulnya saja: Sekolah Tinggi Ilmu Kejahatan (H.I.V.E #1). Apa yang terjadi jika ada sekolah khusus calon para penjahat? Itulah yang membuat saya penasaran. Ide cerita untuk membuat novel mengenai sekolah untuk calon para pelaku kejahatan merupakan konsep awal yang menarik.

Sejak halaman pertama, para pembaca akan dipertemukan oleh Otto yang entah kenapa diculik oleh sebuah pasukan yang mengaku berasal dari H.I.V.E. Dan tentu saja ia dan seorang anak lainnya yang juga diculik bersama Otto dibawa menuju sekolah kejahatan H.I.V.E yang dimaksud tadi. Setiap anak yang dibawa menuju H.I.V.E tentunya memiliki bakat spesial yang membuat mereka berguna dalam dunia kejahatan. Lalu apa alasan Otto dibawa menuju H.I.V.E.?

Kilas Buku: Peter and the Shadow Thieves

|

Judul: Peter Pan dan Penguasa Bayangan
Judul asli: Peter and the Shadow Thieves
Pengarang: Dave Barry & Ridley Pearson
Penerjemah: Haris Priyatna
Penerbit: Mizan Fantasi, 2006
Tebal: 568 halaman

Lord Ombra, sosok misterius mengerikan pencuri bayangan, membuat gempar seluruh awak kapal. Dia memaksa kelasi kapal mengikuti semua perintahnya untuk mencari Serbuk Bintang, materi pengganda kekuatan. Mereka bergerak menuju London ke kediaman Molly yang dikabarkan menyimpan serbuk ajaib itu.

Peter Pan bersama Tinker Bell berusaha menghentikan langkah Lord Ombra. Jika tidak, nyawa Molly dan keluarganya akan terancam. Dan kekuatan Serbuk Bintang di tangan Lord Ombra akan berubah menjadi kekuatan jahat yang menimbulkan kekacauan di London. (Goodreads)

Peter Pan adalah salah satu cerita dongeng yang populer. Dengan tokoh seorang anak laki-laki yang bisa terbang dan tak bisa tumbuh besar dan tokoh lain yang antagonis yakni Kapten Hook. Peter adalah cerita dongeng yang penuh adegan aksi si bocah badung melawan bajak laut yang mana berhasil mencuri perhatian para anak laki-laki. Ya, diantara fairy tales yang hampir semuanya bertemakan princess, Peter Pan seperti menjadi gebrakan tidak biasa dalam dunia dongeng.

Kilas Buku: Blood Red Road

|
Judul: Blood Red Road
Judul asli: Dustland #1, Blood Red Road
Penulis: Moira Young
Penerjemah: Lulu Fitri Rahman
Penerbit: Mizan Fantasi
Tahun terbit: Juli 2012
Tebal: 499 halaman

Novel Blood Red Road menarik perhatian saya dengan tulisan yang ada di sampul yang mengatakan bahwa buku ini lebih bagus daripada Hunger Games. Review tersebut menunjukkan bahwa novel ini (lagi-lagi) bergenre dystopia. Karena saya sedang gandrung dengan genre ini, maka saya memutuskan untuk mencoba membaca novel ini. Dan, saya ternyata tidak kecewa.

...

Cerita dimulai di sebuah daerah bernama Silverlake yang dihuni oleh satu keluarga. Ya, hanya satu keluarga. Pa, si ayah, mengaku dapat membaca bintang-bintang dan meramalkan masa depan. Tingkah laku Pa semakin aneh semenjak ditinggal oleh Ma yang meninggal saat melahirkan si kecil Emma. Mungkin itu yang membuat Saba membenci Emmi dan hanya mau bermain dengan kembarannya, Lugh. Wilayah Silverlake dikatakan mulai memburuk kondisinya ketika tiba-tiba sekumpulan orang berbaju hitam datang, membunuh Pa, dan mengambil Lugh. Di tengah perkelahian, Saba berjanji bahwa ia akan mencari Lugh sampai ketemu dan membawanya kembali.

Dalam pencarian Lugh, Saba mau tak mau harus bertoleransi dengan Emma yang dibencinya. Dalam petualangan tersebut Saba dijebak dan terpaksa bertarung dalam arena. Dalam arena, Saba bertemu dengan Jack, petualang ulung yang berjanji akan membantu menyelamatkan Lugh. Apakah Saba berhasil menyelamatkan Lugh? Mengapa Lugh diculik? Siapakah Jack sebenarnya?

...

Penokohan dalam novel ini sangat menarik. Saba dikisahkan memiliki kepribadian yang kuat dan pantang menyerah. Sedangkan Emma digambarkan sebagai anak yang keras kepala namun pemberani. Beberapa "kontroversi hati" juga sempat dihadirkan seperti: jika yang diculik adalah Emma, apakah kau masih mau untuk mencarinya? Seperti Hunger Games, cerita petualangan juga dibumbui drama cinta yang kocak. Namun, ada beberapa hal yang kurang mendapat penjelasan detail seperti bagaimana Saba yang tidak pernah berburu sebelumnya memiliki kemampuan berkelahi yang hebat dan sebagainya. Meski demikian, novel ini sangat menyenangkan dibaca dan layak untuk dijadikan koleksi.

PS. Novel ini sebenarnya adalah novel pertama dari seri Dustland. Namun sepertinya seri selanjutnya belum akan ada terjemahannya.

Ulasan ini untuk:
TBBR Mbak Maria
Lucky No. 14 Mbak Astrid
New Author RC Ren

Kilas Buku: The Invention of Hugo Cabret

|
Judul: Hugo Cabret
Pengarang: Brian Selznick
Alihbahasa: Marcalais Fransisca
Penerbit: Mizan Fantasi
Cetakan: I, Januari 2012
Tebal: 543 halaman
Award: Caldecott Medal (2008), Book Sense Book of the Year Award for Children's Literature (2008), Rebecca Caudill Young Reader's Book Award Nominee (2009), Flicker Tale Children's Book Award (2009), Iowa Children's Choice Award (2010) ALA's Top Ten Best Books for Young Adults (2008), Boston Author's Club Young Reader Award (2008), NAIBA Book of the Year for Children's Literature (2007)

Hugo Cabret, seorang anak sebatang kara, bertahan hidup dengan tinggal didalam jam raksasa di stasiun. Dua kali sehari ia, berkat ajaran pamannya si penjaga jam yang suka mabuk, merawat jam-jam dinding besar di stasiun. Kadang ia merasa ngeri harus membayangkan bahwa ia akan tinggal bersama gir dan mesin-mesin jam sepanjang hidupnya.

Kilas Buku: The Death Cure (The Maze Runner #3)

|
Judul: The Death Cure (The Maze Runner #3)
Pengarang: James Dashner
Alih Bahasa: Yunita Candra
Penerbit: Mizan Fantasi
Tahun: Februari 2012
Tebal: 492 halaman
Rating: 4/5
Usia layak baca: 15+


Thomas menjalani ujian terakhir dengan dikurung dalam ruangan putih selama 26 hari. Ketika akhirnya ujian berakhir, Thomas dipertemukan kembali dengan teman-temannya dan diberi pilihan untuk dikembalikan memorinya. Thomas dan beberapa temannya menolak untuk dikembalikan ingatannya karena sudah muak dengan tipu daya WICKED. Mereka pun akhirnya berhasil melarikan diri.
Setelah berhasil melarikan diri, keadaan di luar ternyata sangat kacau. Terjadi penculikan manusia immune di mana-mana. WICKED masih membutuhkan manusia immune untuk mendapatkan obat. Thomas mendapatkan informasi bahwa teman-teman yang lain disekap di dalam Maze. Thomas dibantu teman-temannya akhirnya memutuskan untuk kembali ke Maze lagi, tempat mulainya semua kejadian ini.

...

Buku ketiga ini merupakan penutup dari serial the Maze Runner. Secara umum, novel ini sedikit lebih baik dari seri kedua. Penulis sepertinya sudah mulai mendapatkan ceritanya kembali. WICKED mengungkapkan kepada Thomas bagaimana Thomas memiliki obat Flare di dalam dirinya. Selain itu, diungkap juga bagaimana rasa bersalah Thomas karena keputusannya di masa lalu yang terkait dengan salah satu temannya yang tidak immune.  Denver digambarkan sangat kacau dengan penderita Flare di mana-mana. Kisah Maze Runner ini ditutup dengan sebuah akhir yang bisa dibilang happy ending, meski menurut saya masih terasa kurang sempurna.

Ulasan ini diikutsertakan pada FYE; Fun Year Event with Children's Lit: Fun Month 3 oleh Bzee.

Kilas Buku: The Scorch Trial (The Maze Runner #2)

|
Judul: The Scorch Trial (The Maze Runner #2)
Pengarang: James Dashner
Alih Bahasa: Meidyana Arrisandi
Penerbit: Mizan Fantasi
Tahun: Januari 2012
Tebal: 511 halaman
Rating: 3/5
Usia Layak Baca: 15+


Setelah berhasil melarikan diri dari Maze, Thomas dan teman-temannya ternyata tidak langsung bebas. Mereka dikumpulkan ke sebuah barak untuk dipersiapkan di ujian selanjutnya. Teresa secara tiba-tiba menghilang dan digantikan oleh bocah lelaki bernama Aris yang juga memiliki kemampuan telepati. Ternyata, ada dua grup yang dimasukkan ke dalam Maze. Grup A (grup Thomas) berisikan laki-laki semuanya, sedangkan grup B berisikikan wanita semuanya. Pada grup A dikirimkan seorang wanita (Teresa), sedangkan pada grup B dikirimkan seorang laki-laki (Aris). Ada beberapa anggota grup B yang berhasil melarikan diri juga dari Maze.

Secara tiba-tiba, muncul sosok lelaki yang disebut Thomas sebagai Manusia Tikus. Si Manusia Tikus ini memerintahkan Thomas dan Glader lain yang tersisa untuk menuju ke suatu tempat di padang pasir. Tidak ada pilihan lain, Thomas ditemani Glader lainnya pun berangkat menuju tempat yang dimaksud. Ternyata ada banyak terror yang mengiringi perjalanan mereka. Mulai dari bola baja yang membunuh tanpa ampun dan padang pasir yang penuh dengan Crank yang buas dan haus darah. Akankah Thomas dan teman-temannya menyelesaikan ujian kali ini?

....

Novel ini merupakan seri kedua dari trilogi the Maze Runner. Seri kedua ini mulai menceritakan tentang wabah yang muncul sebagai akibat dari radiasi sinar matahari. Manusia yang terjangkit oleh penyakit ini disebut sebagai Crank yang menurut pendapat saya mirip dengan zombie. Dunia luar digambarkan panas dan tandus akibat sinar matahari. Selain itu, ada faksi-faksi yang menguasai daerah di luar. Penggambaran dunia luar ini sangat khas dengan genre distopia. Namun demikian, dari segi cerita, seri kedua ini tidak sekuat seri yang pertama. Beberapa adegan seolah-olah tidak jelas tujuannya dan seakan-akan kehilangan arah. Namun demikian, kisah Thomas ini masih menarik untuk disimak.


Ulasan ini diikutsertakan pada FYE; Fun Year Event with Children's Lit: Fun Month 3 oleh Bzee dan Read Big Mbak Dessy di Ngidam Buku.

Kilas Buku: The Bliss Bakery (Bliss #1)

|
Judul: The Bliss Bakery (Bliss #1)
Pengarang: Kathryn Littlewood
Penerjemah: Nadia Mirzha
Penerbit: Noura Books
Cetakan: III, Februari 2013
Tebal: 310 halaman
Rating: 3/5
Usia kelayakan baca: 10 tahun

Novel ini bercerita tentang keluarga pembuat roti di sebuah kota kecil bernama Calamity Fall, yang berada di negara Inggris. Kota ini benar-benar kecil sehingga kau dapat mengenal setiap keluarga yang tinggal di sudut jalan sekalipun. Setiap hari orang-orang yang sama berinteraksi dengan orang-orang yang sama. Menurut kalian, akankah bosan jika hidup di kota yang setiap hari menawarkan hal yang selalu sama?

Keluarga Bliss termasuk bagian dari kota Calamity Fall. Mereka setiap hari bekerja membuat roti dan kue. Selalu saja begitu. Dengan ritme yang sama dan jam yang sama tanpa pernah bosan. Roti dan kue Bliss Bakery sangat digemari para penduduk kota kecil itu. Mereka percaya bahwa selain rasanya yang enak, penganan dari Bliss Bakery mampu menyembuhkan segala penyakit yang mereka derita. Tetapi tak pernah ada satupun yang bertanya bagaimana sepotong kue saja mampu menyembuhkan penyakit dalam sekejap. Well, apalagi kalau bukan karena sihir.

Review:

Awalnya saya berharap banyak dari novel ini. Dari awal mula ngidam hingga akhirnya membeli buku ini untuk ultah seorang sahabat sampai-sampai berniat langsung meminjam novel ini begitu ia membuka bungkus kadonya. Sayangnya bisa dibilang tidak berhasil dan akhirnya saya harus menunggu sekitar sebulan baru membeli dan membacanya sendiri.

Dan entah, mengapa saya tidak memiliki perasaan yang sama dengan ketika saya membaca Inkhearth. Seringkali saya hanya membaca sepuluh halaman dan meletakkannya kembali diatas meja, membiarkannya hingga target baca menyebabkan saya kembali kepada buku tentang Toko Roti Ajaib ini. Sampai akhirnya saya selesai membaca dan tetap belum merasa terpesona. Padahal secara keseluruhan cerita sudah cukup menarik. Ide Littlewood untuk novel ini bukan ide yang jelek untuk sebuah novel fantasi. Mungkin saya saja yang menganggapnya biasa. Yah lumayan. Hehe.

Siapapun bisa membaca novel ini, tentu saja bagi mereka yang menyenangi kisah-kisah fantasi, termasuk anak-anak SD kelas 5.

Ulasan ini diikutsertakan pada FYE; Fun Year Event with Children's Lit: Fun Month 3 oleh Bzee, New Authors RC 2013 dan What's in a Name oleh Ren. Bagi yang ingin ikut serta silakan lihat syarat dan ketentuan disini, disini, dan disini.

Kilas Buku: Sebastian Darke, Prince of Explorer

|
Judul: Sebastian Darke #3: Prince of Explorers
Pengarang: Philip Caveney
Penerbit: Mizan Fantasi
Tahun: 2010
Tebal: 325 Halaman
Rating: 4/5
Usia Layak Baca: 10 tahun

Petualangan Sebastian Darke dan kawan-kawannya berlanjut. Setelah petualangan mereka di lautan, kali ini Sebastian, Cornelius, dan Max menyusuri rimba Mendip untuk mencari bukti tentang kota yang hilang. Awalnya mereka diserang oleh segerombolan Gograth dan diselamatkan oleh Keera dan orang-orang dari desa Jilith. Setelah berhasil membantu desa Jilith mengalahkan serangan suku Gograth, Sebastian dan kawan-kawannya diberikan informasi tentang kota yang hilang tersebut. Kepala suku Jilith mengirimkan Keera, Cal, dan Galt untuk mengiringi Sebastian menemukan kota tersebut.
Setelah melakukan perjalanan beberapa hari, akhirnya mereka pun sampai di kota yang hilang. Ada keanehan-keanehan yang muncul dari kota tersebut. Mereka tiba-tiba diserang oleh makhluk misterius yang tidak bisa mati. Apakah makhluk itu sebenarnya? Dapatkah mereka meloloskan diri dari makhluk tersebut?

Kilas Buku: Legend #1, Legend Los Angeles 2130

|
Legend #1, Legend Los Angeles 2130
Judul asli: Legend
Penulis: Marie Lu
Terbit: November 2012
Penerbit: Mizan Fantasi
Tebal: 382 halaman
Rating: 3/5
Usia kelayakan baca: 13 tahun


Sejak novel The Hunger Games muncul, genre distopia mulai menarik perhatian saya. Salah satu novel distopia yang muncul adalah novel berjudul Legend yang dikarang oleh Marie Lu. Novel ini berlatar belakang tahun 2130 di mana Amerika Serikat terbagi menjadi dua wilayah, yaitu Republik di Barat dan Koloni di Timur. Pada seri pertama ini, fokus cerita berada pada Republik dengan bentuk pemerintahan militer. Setiap anak muda harus menjalani "trial" untuk menentukan apakah mereka masuk ke militer dan bagaimana ranking mereka. Jika anak-anak tersebut tidak lolos trial, mereka akan dijadikan kelinci percobaan di dalam laboratorium milik Republik.

Kilas Buku: Sebastian Darke, Prince of Fools

|
Judul: Sebastian Darke #1: Prince of Fools
Pengarang: Philip Caveney
Penerbit: Mizan Fantasi
Tahun: 2009
Tebal: 356 halaman
Harga: IDR 20,000 (Diskon di Mizan)
Rating: 3/5
Tingkat Usia: 10 tahun

Sebastian Darke adalah seorang keturunan campuran antara manusia dan peri. Ayahnya, seorang manusia, adalah pelawak kerajaan bagi Raja Cletus yang Hebat. Sebelum meninggal, sang ayah sempat mewariskan lelucon-leluconnya kepada Sebastian, dengan harapan Sebastian dapat meneruskan jejak dirinya. Namun demikian, kemampuan Sebastian Darke dalam melawak ternyata belum sehebat anaknya. Selain "diwarisi" kemampuan untuk melawak, Sebastian juga diwarisi "seekor" "partner" bernama Max. Max adalah seekor buffalope yang bisa bicara. Sebastian dan Max berencana untuk melamar pekerjaan untuk menjadi pelawak untuk Raja Septimus di Kerajaan Kaledon.

Dalam perjalanan, Sebastian berkenalan dengan Cornelius, seorang kerdil yang jago berkelahi. Cornelius ternyata juga berencana untuk pergi ke Kerajaan Kaledon untuk melamar menjadi anggota pengawal pribadi Raja Septimus. Pada awalnya, Max tidak percaya kepada Cornelius. Namun setelah Cornelius ternyata bermanfaat untuk menemukan makanan, Max akhirnya setuju untuk berkelana bersama Cornelius ke Kerajaan Kaledon. Sesaat melanjutkan perjalanan, mereka bertiga menemui pertempuran yang tidak seimbang antara sepasukan Brigand dengan pengawal kereta. Mereka bertiga langsung terlibat dalam pertempuran. Ternyata di dalam kereta terdapat Putri Kerin yang tak lain adalah keponakan dari Raja Septimus. Mereka pun sepakat untuk membawa Putri Kerin ke Kaledon dengan harapan akan memudahkan mereka mencapai tujuan masing-masing. Namun apakah semudah itu? Mampukah Sebastian membuat Raja Septimus tertawa?

Kilas Buku: Divergent #1, Divergent

|
Divergent #1, Divergent
Penulis: Veronica Roth
Penerjemah: Anggun Prameswari
Terbit: Mei 2012
Penerbit: Mizan Fantasy
Tebal: 543 halaman


Sejak The Hunger Games, novel-novel lain bergenre distopia mulai bermunculan. Salah satunya adalah novel Divergent karya Veronica Roth. Saya agak takjub begitu mengetahui bahwa Roth masih berusia 23 tahun (saat tulisan ini ditulis). Baiklah mari kita mulai dengan latar belakang novel ini terlebih dahulu.

Cerita berlatar belakang di Chicago setelah berakhirnya perang nuklir yang meluluhlantakkan dunia. Untuk mencegah peperangan datang kembali, dibuat sebuah sistem yang mengelompokkan manusia berdasarkan sifat dominan mereka. Pada usia 16 tahun, setiap orang harus memilih satu dari lima faksi dan hidup dengan cara faksi tersebut. Faksi-faksi tersebut adalah Abnegation, faksi untuk orang-orang yang mengutamakan orang lain tanpa pamrih, Candor, faksi yang mengutamakan kejujuran, Dauntless, faksi untuk orang-orang pemberani, Amity, faksi yang cinta damai, dan Erudite, faksi untuk orang-orang yang haus akan ilmu pengetahuan. Sebelum seseorang dinyatakan diterima masuk ke satu di antara kelima faksi tersebut, mereka harus mengikuti proses inisiasi, semacam ujian masuk ke faksi yang bersangkutan. Jika gagal, maka orang tersebut akan menjadi factionless, tidak memiliki faksi, menggelandang, dan ditinggalkan dari kehidupan bermasyarakat. Pemerintahan dijalankan oleh faksi Abnegation karena sifat mengutamakan orang lain, sedangkan Dauntless dipercaya sebagai pasukan penjaga keamanan dan perbatasan.

Kilas Buku: Kane Chronicles #2, The Throne of Fire

|
Kane Chronicles #2, The Throne of Fire (Edisi Bahasa Indonesia)
Penulis: Rick Riordan
Terbit: April 2012
Penerbit: Mizan Fantasi
Tebal: 484 halaman


Setelah musim lalu Carter dan Sadie berhasil melawan Set, bukan berarti mereka bisa hidup normal seperti sebelumnya. Kini mereka mulai melatih anak-anak dari penjuru dunia yang memiliki keturunan penyihir mesir purbakala dan tentunya punya bakat menggunakan mantra. Anak-anak yang datang tidak terlalu banyak, hanya beberapa saja, tidak sampai ratusan. Namun disamping melatih, mereka dibantu para trainee harus menemukan 3 gulungan kitab Ra yang akan mereka gunakan untuk membangkitkan Ra, Dewa Matahari yang telah lama menghilang. Lalu untuk apa Ra? Dalam hitungan hari, monster Apophis akan bangkit dan menghancurkan dunia. Satu-satunya cara untuk menghentikan Apophis adalah Ra. Namun menemukan gulungan-gulungan Kitab Ra tidak semudah yang mereka bayangkan. Banyak halangan yang mereka hadapi. Padahal dalam beberapa hari ini Apophis segera bangkit. Carter dan Sadie benar-benar pusing dengan waktu mereka yang sangat ketat. Tapi mereka tidak boleh berhenti berjuang.

Dalam buku kedua dari serial Kane Chronicles ini saya mulai menemukan hal yang lebih menarik dari buku pertamanya, The Red Pyramid. Mungkin karena sudah mulai enjoy dan menerima cerita-cerita petualangan kakak adik keturunan penyihir mesir ini ya. Tapi serial Percy Jackson tetap lebih baik dari Kane Chronicles,ini menurut saya lho ya. ;)

Kilas Buku: Kane Chronicles #1, The Red Pyramid

|
Kane Chronicles #1, The Red Pyramid
Penulis: Rick Riordan
Penerjemah: Aditya Hadi
Terbit: 14 Oktober 2011
Penerbit: Mizan Fantasi
Tebal: 518 halaman

Carter dan Sadie tidak percaya dengan apa yang dilihatnya di dalam museum ketika itu. Ayahnya terjebak dalam sebuah situasi yang tidak diinginkannya. Sepertinya ia salah bertindak, ia malah membangkitkan seorang monster api misterius keluar dari salah satu barang mesir purbakala. Dan kini si orang misterius tsb malah mengurung ayah mereka. Cuma kata 'LARI' yang diucapkan ayahnya sebelum ia terkurung.

Kakak beradik Carter dan Sadie harus berlari dengan pikiran yang kalut dan penuh ketakutan. Mereka sempat tidak mengerti dengan apa yang terjadi. Namun mereka sadar bahwa inilah yang selama ini disembunyikan ayah dan ibu, bahwa mereka adalah keturunan pharaoh yang memiliki kekuatan sihir dan mampu dihinggapi para dewa-dewi mesir.  Dan masalah yang mereka hadapi sekarang adalah berjuang melawan Set, sang dewa warna merah api yang telah mengurung ayah mereka tadi. Juga menemukan dan kalau bisa melepaskan ayah. Entah berhasil atau tidak, mereka tetap harus berjuang.

Kilas Buku: How to Train Your Dragon #2, Bagaimana Caranya Menjadi Bajak Laut

|
How to Train Your Dragon #2, Bagaimana Caranya Menjadi Bajak Laut
Penulis: Cressida Cowell
Terbit: Maret 2010
Penerbit: Mizan Fantasi
Tebal: 248 halaman


Akhirnya, setelah kemarin Hiccup diminta untuk berusaha melatih naganya, kini Hiccup harus lulus beberapa mata pelajaran lagi agar bisa menjadi anak bangsa Viking dari suku Hooligan berbulu yang tangguh. Apa saja mata pelajarannya? Yang jelas, bikin kamu bakalan termehek-mehek deh. Ada kelas meludah, kelas hinaan tingkat tinggi dan kekejaman tiada ampun. Gimana? Mehek-mehek kan. Dan yang paling susahnya adalah bikin perahu sendiri dan berlayar jauh dengan mempraktekkan teori menjadi bajak laut. Hmm, susah kan?

Novel kali ini bukan sekedar soal menjadi bajak laut saja, tapi juga soal pemburuan harta karun yang disimpan oleh nenek moyang bajak lautnya suku Hooligan atau kakek buyut kesekiannya Hiccup. Harta karun itu tersimpan jauh di gua di dasar laut. Selain menjadi bajak laut yang tangguh, incaran para viking ialah juga mendapatkan harta karun tsb. Namun ternyata ada juga orang lain yang dengan liciknya mengincar harta yang sama. Ia berpura-pura lemah dan jujur untuk mengambil hati para tetua suku Hooligan Berbulu. Bagaimana dengan Hiccup? Mampukah ia menjadi bajak laut harapan sukunya? Silakan dilanjut bacanya. :)

Kilas Buku: How to Train Your Dragon#1, Bagaimana Cara Melatih Nagamu

|
How to Train Your Dragon#1, Bagaimana Cara Melatih Nagamu
Penulis: Cressida Cowell
Terbit: Maret 2010
Penerbit: Mizan Fantasi
Tebal: 254 halaman


Pernah membayangkan kayak apa penampilan orang Viking? Berbadan tinggi besar, berbulu banyak, kuat dan mampu melakukan segala hal? Ya bukan? Tapi nyatanya tidak begitu nasib Hiccup Horrendus Haddock III. Sebagai anak kepala suku Hooligan berbulu, ia menjadi salah satu orang yang bukan sangat viking, bahkan sangat jauh dari definisi penampilan orang-orang viking. Hiccup kurus kering kerontang, berjerawat, lemah dan sangat tidak terampil berkelahi. Ketika ia diharuskan mencari dan mendapatkan naga yang nantinya menjadi pendamping (pengawal) setianya, ia tidaklah mendapat naga yang kuat, besar dan bermulut api. Ia malah mendapat naga kecil dan bergigi ompong yang akhirnya ia namakan Toothless. Sudah malu dengan hanya mendapatkan Toothless, si naga ompong ini pun berbuat ulah dengan sikap berlagak agak-agak cuek. Lalu gimana cara si Hiccup melatih naga imutnya yang punya sikap keras kepala ini? Bisa jugakah ia lulus di level kelasnya dengan menjadi siswa yang terbaik? Dan apakah ia mampu membesarkan ayahnya yang juga kepala suku dengan menjadi viking yang tangguh? Baca sendiri deh, dijamin seru. Saya sendiri pun takjub dengan novel yang benar-benar imajinatif ini. Hehe.

Kilas Buku: Heroes of Olympus #2, Son of Neptune

|
Judul Buku: Son of Neptune
Serial: Heroes of Olympus #2
Penulis: Rick Riordan
Penerbit: Mizan Fantasi
Terbit: Juni 2012
Tebal: 562 halaman

Percy terbangun dari tidur panjangnya. Kepalanya terasa sakit dan ia tidak mengingat apapun kecuali namanya dan nama Annabeth. Dalam keadaan yang kacau itu ia dikejutkan oleh serangan dari 2 Gorgons. Dengan tangkas ia balik menyerang dan berusaha lari dari 2 wanita berkepala ular itu. Hingga ia diselamatkan oleh seorang nenek tua yang meminta Percy untuk menggendong dirinya ke sebuah camp yang penuh dengan perwira yang masih remaja seusia dirinya. Di gerbang camp ia juga bertemu dengan Hazel dan Frank yang kemudian menjadi teman baiknya dalam menyelesaikan tugas dari seorang dewi (Hera) yang menjelma sebagai nenek tua yang tadi ia gendong.

Apa tugas yang diemban Percy tersebut? Lantas di camp mana ia berada? Apakah camp yang sama dengan tempat tinggal ia dulu? Bagaimana dengan ingatannya, apakah akan kembali? Kisah lanjutan dari The Lost Hero ini sama ciamiknya, seru dan imajinatif.

Tanggapan saya tentang novel ini? Pastinya memukau. Lebih seru daripada serial Percy Jackson sebelumnya.  Masalah cerita lebih rumit dan lebih membuat penasaran para pembacanya. Namun sebaiknya untuk lebih merasakan serunya novel kedua serial Heroes of Olympus ini, teman-teman blogger juga harus membaca buku yang kesatu, The Lost Hero. :) 

Kilas Buku: Heroes of Olympus #1, The Lost Hero

|
Judul Buku: The Lost Hero
Serial: Heroes of Olympus #1
Penulis: Rick Riordan
Penerbit: Mizan Fantasi
Terbit: Januari 2012
Tebal: 586

Masih ingat serial Percy Jackson karya Rick Riordan? Ya, novel jenis metropop mengenai Camp Half Blood itu sudah tuntas dalam 5 seri dan tahun 2013 diperkirakan akan muncul film adaptasi dari novel seri ke-2-nya, Percy Jackson: Sea of Monster. Dan apakah serial Percy Jackson tuntas sudah sampai serial ke-5? Jawabannya tidak. Riordan dengan imajinasinya yang luar biasa, membuat serial baru lagi yang masih terkait dengan Percy Jackson.

Serial kali ini dinamakan The Heroes of Olympus dengan buku pertamanya yang berjudul The Lost Hero. Dalam novel tersebut diceritakan Percy menghilang dari Camp Half Blood secara misterius. Dan pada saat yang bersamaan muncul Jason yang menderita hilang ingatan. Sementara itu Camp Half Blood juga dilanda kecemasan dengan munculnya propecy:

Seven half-bloods shall answer a call.
To storm or fire the world must fall.
An oath to keep with a final breath
And foes bear arms to the Doors of Death.

Riuh tentang siapa yang akan ikut serta dalam tugas Olympus kali ini, para demigods dikejutkan lagi ketika mereka tahu bahwa yang terpilih adalah Jason, Leo dan Piper yang baru saja direkrut dalam Camp Half Blood. Apalagi diketahui juga bahwa Jason penderita hilang ingatan dan cenderung beraliran Romawi. Tugas yang diemban adalah menyelamatkan Hera yang disandra di penjara bawah tanah dan mencegah kebangkitan Gaea yang akan mengambil alih kepemimpinan dunia dengan serakah bersama para raksasa yang merupakan anaknya.

Apakah Jason, Leo dan Piper berhasil mengemban tugas mereka dengan baik? Sementara mereka sendiri punya masalah pribadi yang juga rumit. Lalu bagaimana dengan Percy, apakah ia akan ditemukan? Baca sendiri, dijamin seru. :)

Custom Post Signature