Top Social

Showing posts with label uglies. Show all posts
Showing posts with label uglies. Show all posts

Kilas Buku: Uglies #3, Specials

|
Judul: Specials
Serial: Uglies #1
Penulis: Scott Westerfeld
Penerjemah: Yunita Candra S
Terbit: Juli 2011
Penerbit: Matahati
Tebal: 389 halaman

Kini Tally berubah menjadi kaum Specials, dengan otot dan tulang sekuat baja, kuku dan gigi runcing setajam silet. Pikiran pun jernih tanpa cela dan sangat peka untuk merasakan apa yang ada di sekitarnya. Bahkan penciumannya pun mampu mengendus bau seseorang hingga 1 km jauhnya. Namun perasaannya bengis dan tak kenal ampun. Ya, itulah Tally yang sekarang. Apalagi ia telah masuk menjadi anggota dari kelompok Cutter, kelompok specials dari kaum Specials.

Tally bersama Shay (kini menjadi Boss dari Cutter) dan yang lain membantu Specials Circumtances memburu Smoke Baru, kaum yang menentang operasi plastik dan berusaha memulihkan para kaum yang otaknya diubah melalui operasi. Akhir-akhir ini kaum Smoke berhasil menyelundupkan sekitar 200,000 pil penyembuh dan itulah yang menyebabkan adanya perubahan pada prilaku orang-orang rupawan baru di kota. Tally merasa marah sekali dan merasa harus memburu mereka yang dianggapnya pernah menculik dirinya dari kota. Namun Tally mulai berubah pikiran ketika pacarnya Zane yang masih sekarat, memilih untuk tidak mengikuti jejaknya sebagai kaum Specials.

Kilas Buku: Uglies #2, Pretties

|
Judul: Pretties
Serial: Uglies #2
Penulis: Scott Westerfeld
Penerjemah: Yunita Candra S.
Terbit: Oktober 2010
Penerbit: Matahati
Tebal: 384 halaman

Akhirnya Tally mendapatkan apa yang pernah diimpikannya, wajah rupawan, otot dan tulang yang lebih kuat, juga kehidupan gemerlap yang memang biasa dilakukan para kaum rupawan baru. Sesaat Tally merasa senang karena tidak harus bekerja, yang mereka kerjakan hanyalah berpesta sepanjang waktu. Namun di satu sisi, Tally lelah dengan rutinitas pesta. Suatu ketika dalam sebuah pesta, ia merasa diikuti oleh seorang Special Circumtances, aparat rahasia kota. Ia agak takut namun akhirnya ia memberanikan diri mencari si aparat yang secara rahasia menguntitnya. Ternyata itu hanyalah penyamaran, dan orang yang menyamar sebagai aparat tadi segera memberikan sebuah pesan di masa lalu kepadanya. Pesan itu adalah pesan yang ditulis Tally untuk dirinya sendiri. Saat itu ia sedikit demi sedikit mulai tahu kalau ia menjadi rupawan bukan karena memang ingin menikmatinya, namun karena memang sukarela menjadi percobaan dr. Maddy, yang tengah berusaha menyembuhkan kerusakan otak para kaum rupawan. Ya, kaum rupawan bukan hanya sekedar dioperasi fisiknya hingga cantik, namun juga dirusak otaknya agar menjadi patuh dan 'berotak kosong'.

Menyadari hal itu Tally mencoba menjalani misinya dan diam-diam melakukan pemberontakan bersama beberapa temannya. Hingga akhirnya Tally berhasil kabur dari kota menuju Smoke (dunia orang-orang yang tidak mau dioperasi) untuk kedua kalinya. Namun kali ini akhirnya usahanya gagal lagi. Dr. Cable yang bengis lagi-lagi menjemputnya dan kini ia harus menerima dioperasi paksa.

Kilas Buku: Uglies #1, Uglies

|
Judul:  Uglies
Serial: Uglies #1
Penulis: Scott Westerfeld
Penerjemah: Yunita Candra
Terbit: 29 April 2010
Penerbit: Matahati
Tebal: 432 halaman

Ada sebuah dunia dimana sebagian besar rakyatnya bermimpi agar fisiknya diubah menjadi rupawan ketika usia mereka 16 tahun. Menjadi rupawan bukan hanya menjadi cantik / tampan selamanya, namun juga menjadi kuat, bahkan hingga saatnya tak bernyawa nanti. Tally Youngblood termasuk salah satu dari mereka yang memimpikan itu. Menjadi kaum buruk rupa (sebutan bagi mereka yang belum dioperasi plastik) hingga usia ke-16 merupakan hal yang tidak terlalu membosankan namun juga tidak sabar untuk menjadi rupawan dan pindah ke kota bersama orang-orang yang sudah menjadi rupawan lebih dulu.

Namun ketika ia bertemu dengan Shay, pada beberapa bulan sebelum ulang tahunnya, pikirannya mulai bimbang. Dari Shay ia mulai tahu dunia luar yang lebih luas dari dunianya. Dan ketika Shay memutuskan untuk pergi meninggalkan kehidupannya yang sekarang, Tally kian bimbang. Ia mulai mengetahui bahwa menjadi rupawan tidak secantik yang ia lihat, akan ada banyak yang harus ia relakan, bukan hanya tubuh aslinya yang diganti, tapi juga pikirannya, jati dirinya.

***

Novel ini aku beli diskonan di bazaar, hehe. Dan ternyata memang lumayan seru, salah satu jenis novel fiksi yang berkategori urban dan science. Entah, dalam novel ini saya hampir tak melihat celah untuk dikritik. Pesan yang disampaikan juga mampu digambarkan dengan lugas dan baik. Bahwa menjadi rupawan bukanlah segala-galanya. Apalagi jika hanya demi menjadi rupawan keaslian diri kita harus diambil dan diganti dengan bahan non-buatan-Tuhan. Yaa, sebenarnya novel ini agak rumit juga, banyak hal dalam dunia Tally yang harus kita pahami, khususnya yang bersinggungan dengan daya imajinasi soal teknologi. Tapi syukurlah sang penulis (juga sang penerjemah ke bahasa Indonesia) berhasil menceritakannya dengan baik. Sehingga novel ini mudah dan enak dibaca. :)

Custom Post Signature