Top Social

Showing posts with label Touché. Show all posts
Showing posts with label Touché. Show all posts

Kilas Buku: Touché: Alchemist (Touché #2)

|

Judul: Touché: Alchemist (Touché #2)
Pengarang: Windhy Puspitadewi
Genre: Remaja, Fantasi, Misteri
Tebal: 224 halaman
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama, 2014

Sinopsis:
Hiro Morrison, anak genius keturunan Jepang-Amerika, tak sengaja berkenalan dengan Detektif Samuel Hudson dari Kepolisian New York dan putrinya, Karen, saat terjadi suatu kasus pembunuhan. Hiro yang memiliki kemampuan membaca identitas kimia dari benda apa pun yang disentuhnya akhirnya dikontrak untuk menjadi konsultan bagi Kepolisian New York.

Suatu ketika pengeboman berantai terjadi dan kemampuan Hiro dibutuhkan lebih dari sebelumnya. Pada saat yang sama, muncul seseorang yang tampaknya mengetahui kemampuannya. Kasus pengeboman dan perkenalannya dengan orang itu mengubah semuanya, hingga kehidupan Hiro menjadi tidak sama lagi. (goodreads)

-----

Ternyata ada buku lanjutan Touché #1! Wow, menarik juga. Buku kedua ini mendapatkan rating yang tidak kalah bagus dengan buku yang pertama. Hmm, mungkin karena Windhy, sang penulis, memiliki topik yang tidak biasa dari buku lainnya. Selain itu kandungan romansa di dalamnya tidak menyek-menyek yang dapat mengaburkan tujuan utama dari alur cerita.

Baik, langsung mulai saja. Awalnya saya pikir buku ini merupakan lanjutan dari petualangan Indra, Dani, dan Riska yang di mana pada buku pertama mereka menemukan teman-teman yang juga memiliki kemampuan istimewa sama seperti mereka. Namun ternyata saya salah, dalam buku kedua ini justru orang lain dan di tempat lain pula yang menjadi fokus utama alur cerita. Bagus juga sih, berarti penulis memang tidak mau terbatas pada tokoh dan cerita yang sudah ada yang bisa jadi membuatnya menjadi monoton. Artinya, pengembangan cerita yang bervariatif akan menjadi lebih seru. Satu-satunya yang menjadi penghubung antara buku pertama dan kedua adalah: Yunus King.

Tokoh remaja yang memiliki kemampuan istimewa dalam buku kedua ini hanya ada satu, yakni Hiro Morrison. Sedikit berbeda dengan buku yang pertama, kasus dalam buku kedua ini ada lebih dari satu, well yah cukup variatif. Karena menurut sinopsis, si tokoh utama menjadi konsultan untuk kepolisian New York, maka saya merasa seperti membaca cerita-cerita detektif ala SMA (baca: ala Conan) atau seperti yang ada di serial TV Amerika. Bahkan saya melihat hubungan antara Hiro dan Karen (temannya) seperti antara detektif Monk dan asistennya.

Sekali lagi, tersangka kasus dalam buku ini cukup mudah ditebak, jika memang para pembaca sedikit mencermati. Well, terlepas dari itu, buku kedua ini juga termasuk fast-paced, dapat dibaca dengan sekali duduk saja. Buku ini juga ringan dan memang cocok untuk bacaan remaja.

4 bintang.


Kilas Buku: Touché (Touché #1)

|

Judul: Touché (Touché #1)
Pengarang: Windhy Puspitadewi
Genre: Fantasi, Remaja, Misteri
Tebal: 208 halaman
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama, 2011

Sinopsis:
Selain kemampuan aneh yang bisa merasakan apa yang dirasakan orang lain lewat sentuhan, Riska memiliki kehidupan normal layaknya siswi SMA biasa. Tapi semua berubah sejak kedatangan Pak Yunus, guru pengganti, dan perkenalannya dengan Indra yang dingin dan Dani si juara kelas.

Riska kemudian diberitahu bahwa dirinya adalah touché alias orang yang memiliki kemampuan melalui sentuhan, seperti halnya Indra, Dani, dan Pak Yunus sendiri. Seakan itu belum cukup mengejutkan, Pak Yunus diculik! Sebuah puisi kuno diduga merupakan kunci untuk menemukan keberadaan Pak Yunus.

Dengan segala kemampuan mereka, Riska, Dani, dan Indra pun berusaha memecahkan kode dalam puisi kuno tersebut dan menyelamatkan guru mereka. (goodreads)

-----

Setahun belakangan saya jarang membaca teenlit, khususnya karya penulis Indonesia. Namun entah, saya penasaran dengan buku ini karena banyak teman yang memberi komen dan rating bagus. Baiklah, akhirnya saya baca dan hasilnya, not bad. :)

Buku ini bertema fantasi dengan karakter anak-anak SMA yakni Riska, Indra, dan Dani. Dengan alur maju, penulis menggambarkan bagaimana tiga anak yang memiliki kemampuan tidak biasa ini bertemu dan akhirnya berkumpul dengan seorang guru baru bernama Yunus King. Riska digambarkan sebagai orang yang perasa, mungkin memang cocok untuk Riska karena ia adalah perempuan. Sementara Indra digambarkan sebagai orang yang kelewat dingin, dan Dani yang murah senyum digambarkan sebagai si jenius. Sementara mengenai karakter Yunus King sendiri, tidak terlalu jelas seperti apa bagi saya. Yah mungkin memang itu yang menjadi clue untuk masalah utama cerita ini.

Kasus pada buku Touché #1 ini tidak terlalu rumit, hanya ada satu pokok masalah dengan lintingan twist yang tidak terlalu rumit. Para pembaca sebenarnya juga dapat menebak dengan mudah karena penulis sendiri, menurut saya, membeberkan hidden clue di sepanjang cerita. Contoh kecil, ketika Riska berpapasan dengan seorang tetangga yang buru-buru ingin berangkat ke Solo karena istrinya melahirkan. Dan pada cerita selanjutnya ternyata ada twist yang berhubungan dengan Solo. Entah penulis sengaja atau tidak memberi sedikit clue itu, atau yah mungkin ini dilakukannya tanpa ia sadari.

Buku ini termasuk fast-paced reading, semua orang bisa membacanya dalam sekali duduk. Karena itu tadi, kasusnya yang sederhana dan tidak bertele-tele. Mungkin karena itulah buku ini masuk ke dalam kategori teenlit. Saya acungkan jempol untuk penjabaran dan penyelesaian kasus dalam cerita ini. Cukup jelas dan memuaskan.

3.5 bintang.

Custom Post Signature