Asal mulanya
Seorang gadis bernama Parker Frost memiliki hidup yang cenderung monoton. Setiap hari pergi ke sekolah dan mendapatkan nilai-nilai yang sempurna, mematuhi setiap keinginan ibunya, dan tidak mau bertindak aneh meski cuma sekedar bolos sekolah. Ia
t-a-k-u-t kalau ibunya marah. Ibunya ingin ia menjadi sempurna, lebih dari dirinya. Dan ia hampir saja memenuhi itu semua.
Syukurlah Parker memiliki sahabat karib bernama Kat. Tidak seperti Parker, Kat hanya siswi biasa saja yang bahkan tidak peduli dengan nilai. Baginya, hidup terus berjalan saja sudah cukup. Meskipun begitu Kat merupakan teman yang baik. Dialah yang mengingatkan Parker bahwa hidup bukan dihabiskan untuk sekedar tujuan.
Suatu ketika ia mendapatkan buku harian Julianna Farnetti di antara buku harian alumni SMA Summit Lakes 10 tahun lalu yang harus segera dikirimkan kembali kepada mereka. Parker tersentak. Juliana Farnetti, beserta Shane Cruz yang juga pacarnya, adalah legenda SMA itu, dan kota kecilnya. Mereka berdua menghilang di suatu malam bersalju akibat kecelakaan. Kini nama mereka berdua dijadikan nama beasiswa untuk murid-murid senior high yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas.
Mengenai buku harian Julianna, Parker tergoda berat hingga akhirnya membuka segelnya dan membacanya. Akibatnya Parker penasaran setengah mati tentang Julianna. Ia bahkan yakin Julianna masih hidup dan ingin mencarinya. Tetapi, apakah hantu mau ditemukan?
Bukan hantu
Membaca sinopsis pada sampul belakang novel, awalnya saya mengira novel ini bercerita tentang sebuah misteri yang cenderung kepada kisah detektif atau hantu. Juliana menghilang, terus berubah menjadi hantu penasaran dan.. Ah, saya salah. Buku ini tentang romance khas remaja, yang mana keren banget!
Oh ya, by the way, apakah di antara kalian ada yang mengenal Robert Frost? Salah satu penyair Amerika yang karya-karyanya populer. Eh, kita lanjut ke kisah Parker dulu saja deh. Soal Frost nanti kita bahas di bawah.
Tidak melulu soal romance atau kisah cinta menyek-menyek, Golden lebih menekankan kepada kisah pencarian jati diri Parker. Ingat kan di awal tadi saya bilang kalau Parker itu cewek cerdas yang manut sama ibunya. Sayang sekali, sang ibu bertingkah seperti ibu tiri yang sangat menekan. Padahal kan si ibu bukan ibu tiri juga. Yah, namanya juga orang tua ingin banget anaknya selalu menjadi yang terbaik. Sangkin terobsesinya, malah membuat si anak tertekan dan tidak tahu apa yang sebenarnya ia inginkan. Kasihan Parker.
Maka, begitu Parker membaca buku harian Julianna, ia memutuskan untuk mencarinya. Tidak peduli pandangan Kat yang menganggapnya payah. Ia sudah menemukan salah satu hal yang ia ingin lakukan.
Dan akhirnya..
Oh, tentu saja saya tidak akan ngasih
sop iler, eh spoiler. Dan akhirnya kalian akan penasaran sama bagaimana kelanjutan pencarian Parker terhadap Julianna dan yang lebih penting kepada keinginannya sendiri. Apakah Parker akan berani mengambil jalan yang belum pernah ia tempuh selama ini? Yak, silakan kalian membantu Parker menyelami kisahnya. :)
Oh, dan yang jelas, novel ini beberapa kali mengutip dan membahas beberapa karya sastrawan Amerika baik klasik atau yang modern seperti Nicholas Sparks dan Robert Frost.
Nicholas Sparks
Sebelum kita ke Robert Frost, si penyair klasik Amerika, kita bahas dulu tentang Nic. Lho kok? Karena melalui beberapa percakapan antara Parker dan Kat, diketahuilah bahwa mereka berdua menggemari novel-novel karya Nicholas Sparks, dan bahkan menonton film yang diadaptasi dari karyanya. Salah satunya yang cuku terkenal adalah The Notebook.
"Itu tadi bukan ajakan kencan..."
"Maaf kalau mengecewakanmu, P, tapi cowok-cowok di dunia nyata tidak bicara seperti mereka yang ada di buku-buku Nicholas Sparks. Dan - aku yakin bahwa dengan senang hati dia akan memberi sedikit bantuan kalau kau menginginkannya." (hal. 75)
Nicholas Sparks yang lahir di Amerika tahun 1965 ini merupakan novelist dan screenwriter. Dia sudah banyak menghasilkan karya novel romantis dan setidaknya 10 diantaranya sudah diadaptasi menjadi film romantis seperti A Walk to Remember, The Longest Ride, dan The Notebook.
 |
| Nicholas Sparks (wiki) |
Kalau kalian gimana? Suka juga dengan novel-novel romantisnya Nicholas Sparks? :)
 |
Film The Notebook,
adaptasi dari novel berjudul sama karya Nicholas Sparks. |
Robert Frost
Nah, sekarang tentang Robert Frost. Novel ini banyak menyinggung tentang penyair kelahiran tahun 1874 itu, lebih tepatnya puisi-puisinya. Diketahui bahwa Parker dan ayahnya memang menggemari karya-karya Tuan Frost, apalagi mereka menyandang nama keluarga Frost (barangkali masih satu keluarga).
 |
| Robert Frost (wiki) |
Menurut saya, novel ini merupakan analisa skala besar dari salah satu puisi Robert Frost yang berjudul "The Road Not Taken". Karena sekali lagi, topik utama kisah ini adalah pencarian jati diri seorang anak SMA bernama Parker Frost. Soal puisi ini, jujur, saya pernah membacakan karyanya ini pada perlombaan baca puisi. Sayangnya, saya kalah hehe. Tapi, puisinya bagus kok. Berikut saya lampirkan cuplikan puisinya:
The Road Not Taken
by Robert Frost
Two roads diverged in a yellow wood,
And sorry I could not travel both
And be one traveler, long I stood
And looked down one as far as I could
To where it bent in the undergrowth;
Then took the other, as just as fair,
And having perhaps the better claim,
Because it was grassy and wanted wear;
Though as for that the passing there
Had worn them really about the same,
And both that morning equally lay
In leaves no step had trodden black.
Oh, I kept the first for another day!
Yet knowing how way leads on to way,
I doubted if I should ever come back.
I shall be telling this with a sigh
Somewhere ages and ages hence:
Two roads diverged in a wood, and I—
I took the one less traveled by,
And that has made all the difference.
Giveaway!!
Hai kalian, mau mendapatkan sebuah notebook Golden dari penerbit Spring? Notebooknya bagus lho. Dan lumayan banget untuk nulis puisi atau bahkan jurnal kayak Juliana Farnetti. :)
Syaratnya:
- Ikuti blog Kilas Buku via Google Friend Connect (GFC). Follow akun Twitter @fadhilatulip dan Twitter @penerbitspring (wajib).
- Bagikan tautan giveaway ini via akun media sosialmu dengan mention akun di atas.
- Tulis akun Twitter, kota domisili, dan tautan share tweet pada kolom komentar di bawah ini.
- Giveaway ini berakhir pada 12 Maret 2016 pukul 24.00 WIB. Pengumuman pemenang secepatnya (paling lambat 3 hari setelahnya).
Note: Kalau ada yang mau sebuah novel Golden free, akan ada final GA dari penerbit Spring. Tentunya setelah kalian mengikuti rangkaian blogtour. Karena akan ada pertanyaan yang harus dijawab supaya mendapatkan satu buah novel Golden, yang mana jawabannya ada pada postingan para hosts. :)
Semoga beruntung ya teman-teman sekalian. :)
Informasi buku
Judul: Golden
Pengarang: Jessi Kirby
Penerjemah: Wisnu Wardhana
Penyunting: Adelia Azfar
Proofreader: Titish A.K.
Layout Cover: @teguhra
Tebal: paperback, 308 halaman
Penerbit: Spring, Januari 2017