Top Social

Showing posts with label Little Witch Co.. Show all posts
Showing posts with label Little Witch Co.. Show all posts

Kilas Buku: Little Witch Co. 2 (Perjalanan Sihir)

|
cover Little Witch Co 2 s
Judul: Little Witch Co. 2
Penulis : Ambiru Yasuko
Penerjemah : Yunita Dwi Susanti
Penyunting: Aan Wulandari
Penerbit : Bentang Belia
ISBN : 978-602-7975-42-2

Bagaimana rasanya kalau diajak liburan oleh penyihir? Tentu saja akan merasa senang dan penasaran kan? Nah begitu juga perasaan Nana. Suatu ketika ia diajak melakukan perjalanan sihir oleh Silk dan Cotton. Masih ingat Silk dan Cotton kan? Itu lho teman kita si penyihir Jahit yang jago daur ulang pakaian dan juga kucing pelayannya.
Perjalanan sihir dalam rangka liburan musim panas ini menggunakan karpet sihir yang sangat mengejutkan Nana. Ia pikir penyihir akan selalu terbang menggunakan sapu lidi tetapi nyatanya Silk lebih memilih untuk bepergian dengan karpet terbang yang memiliki banyak simbol (tergantung tujuannya) di tengahnya.
Tiba-tiba saja di tengah perjalanan karpet mereka rusak dan terdampar di Perusahaan Sihir Bagian Perjalanan (fyuh untung saja). Awalnya mereka mengira liburan mereka gagal. Namun ternyata tidak. Di kantor tsb mereka bertemu dengan grup vokal kesukaan Silk, Chorus Stars. Tantangan baru untuk mereka kali ini adalah mendaur ulang busana untuk keempat anggota Chorus Stars yang seragam namun berbeda.
Bagaimana Silk, Nana, dan Cotton menghadapi hal ini?

Karakter
Selain bertemu dengan Silk, Nana, dan Cotton. Para pembaca juga akan bertemu dengan Rune, penyihir bagian perjalanan dan pelayannya yang juga seekor kucing, beserta anggota Chorus Stars yang terdiri atas rubah, babi, serigala, dan tikus pendengkur.

Pesan Moral
Satu hal yang dapat dipelajari dari buku fantasi anak-anak yang menyenangkan ini adalah:
1. Setiap orang memiliki karakter dan kesukaan yang berbeda
2. Namun hal yang berbeda itu justru menjadikan persahabatan lebih indah
3. Hal yang sama dari karakter yang berbeda ini adalah rasa kasih sayang
Buku ini cocok sekali dijadikan bacaan (dan bahkan koleksi) untuk adik-adik kecil berusia 5 - 12 tahun. Bahkan orang-orang dewasa pun sepertinya tak ada salahnya membaca buku ini. Yah sekedar mengenang masa kecil.

Bintang:
3 dari 5 bintang

Note: Review ini saya re-post dari akun kompasiana milik Kilas Buku. Untuk melihat link, silakan klik disini.

Kilas Buku: Little Witch Co. Vol 1 (Daur Ulang Pakaian)

|
cover Little Witch Co 1
Judul: Little Witch Co.: Bagian Daur Ulang Pakaian
Penulis: Ambiru Yasuko
Penerjemah: Yunita Dwi Susanti
Penyunting: Aan Wulandari
Penerbit: Bentang Belia, 2013
Tebal: 106 halaman
Cerita:
Bayangkan jika kamu adalah seorang anak kecil seperti Nana yang kesepian. Pastinya kamu akan merasa bosan dan sedih. Namun beruntungnya Nana, di tengah kesepiannya, ia menemukan sebuah rumah di tengah hutan yang kemudian diketahuinya sebagai Little Witch co. (Perusahaan Sihir bagian Daur Ulang). Dengan lugunya, Nana masuk ke rumah tersebut. Ia terkagum-kagum dengan berbagai benda yang ada di dalamnya.
Ketika itulah, Silk, si penyihir jahit datang. Disusul dengan Cotton, kucing pelayan yang sangat ramah. Nana terkesan dengan bisnis mereka yang hanya bekerja khusus untuk membetulkan pakaian yang sudah rusak. Nana berpikir Silk bekerja dengan kekuatan sihir penuh, padahal bagi Silk dan dunia sihir sendiri, barang-barang yang dibuat dengan sihir justru adalah barang murahan.
Disini pembaca anak dapat mengambil pelajaran bahwa mendapatkan segala sesuatu dengan cara instan akan mendapatkan hasil yang kurang berharga nilainya. Sihir disini adalah perwakilan dari sesuatu yang instan.
Suatu ketika datanglah tiga ekor induk tikus yang memohon agar gaun kecil milik salah seorang dari mereka didaur ulang menjadi gaun ukuran besar untuk Nona Beruang. Jelas Silk tidak mampu melakukannya kareana bahan daur ulang yang tersedia tidak cukup. Pun Silk juga jelas-jelas menolak menggunakan sihir. Lalu apakah para induk tikus berhasil membuatkan sebuah gaun daur ulang cantik yang akan dikenakan Nona Beruang pada Festival Dandelion?
Pesan Moral:
Banyak pesan moral yang bisa para pembaca dapatkan dari buku mungil ini, khususnya untuk anak-anak:
  1. Bertemanlah dengan siapa saja. Dalam hal ini terlihat pertemanan antara Nana Sang Manusia dan Silk si Penyihir Jahit dan juga Cotton yang merupakan binatang. Juga persahabatan antara tikus-tikus dan Nona beruang.

  2. Membantu siapa saja merupakan hal yang terpuji walaupun hal tersebut dilakukan untuk seekor beruang sekalipun. Bisa dilihat pada bagian Nana dan Silk membuatkan baju daur ulang untuk Nona Beruang.

  3. Hasil yang paling baik adalah hasil yang dilakukan dengan usaha yang sungguh-sungguh dan tidak instan. Bisa dilihat pada bagian Silk yang bersikeras menggunakan kemampuannya menjahit ketimbang sihir dalam membuat busana.
Fantasious!Buku ini mengingatkan saya pada masa kecil. Bahkan hingga sekarang pun saya masih senang membaca dan mengagumi gambar-gambarnya yang ceria khas anak-anak. Sungguh fantasious!

Bintang
5 dari 5 bintang!

Note: Review ini merupakan re-post dari akun kompasiana Kilas Buku milik kami. Link bisa dilihat disini.

Custom Post Signature