Top Social

Showing posts with label #BBIHUT6. Show all posts
Showing posts with label #BBIHUT6. Show all posts

Kenalan Yuk dengan Kitty, Si BBI #1701356

|
Taken from Mbak Kitty twitter profile
Heiho, guys! Sekarang saya mau lanjut marathon postingan nih. Kali ini saya akan posting hasil interview saya lagi. Kalau kemarin saya interview Mbak Irfa, penulis asal Magelang, sekarang saya ngobrol sama Mbak Kitty, anggota BBI asal Jakarta.

Langsung saja yuk, silakan simak obrolan saya dengan ibu cantik yang pernah belajar Sastra Perancis ini.

Q: Halo Mbak, langsung saja yah ngobrolnya. Saya orangnya to the point soalnya hehe. Mbak Kitty suka membaca sejak kapan?
K: Sepertinya suka baca sejak kecil ya. Awalnya kan suka baca majalah bobo tuh, trus pas kelas 4 SD mulai deh baca manga macam: Tinju Bintang Utara, Darah Satria, City Hunter (terbitan Rajawali Graffiti). Lalu sempat juga baca Kung Fu Boy. Diluar komik, aku dulu suka buku2 Enyd Blyton.

Q:Buku2 apa sih yang Jadi favorite?
K: Holy Mother, buku2 Sherlock Holmes, Toto-chan, buku2 Dr. Seuss, sekarang lagi demen juga sama buku2nya Rick Riordan.

Q: Kalau pengarang favorite siapa?
K: Akiyoshi Rikako, Sir Arthur Conan Doyle, Dr. Seuss, Indah Hanaco, Arleen A. Dan yang paling fave dr dulu adalah mangaka Takeuchi Naoko 😍

Q: Ceritain donk Mbak pengalaman Yang mengesankan dengan Buku.
K: Yang berkesan sejak aku jd orang tua adalah saat aku getol bacain buku ke anak-anakku. Segala jenis buku anak kuperkenalkan dan favorite kami adalah buku-buku Dr. Seuss. eh sampai suatu saat, si sulung yang waktu itu masih PG (baru 3 tahun) tiba-tiba tertarik dengan buku NatGeo tentang universe. Beneran deh! Dia coba baca, klo ada yg dia gak tau bacanya, dia tanya aku. Dan aku amazed banget! Akhirnya buku itu beneran selesai dibaca. Dan sejak itu, selain jadi gandrung akan Tata Sutya dan Alam Semesta, kemampuan membacanya pun sangat pesat perkembangannya. Sampai2 belum TK kecil pun dia sdh bs baca. Guru2nya mengira dia les calistung, pdhal hanya kubiasakan membaca saja. I'm a very proud Momma 😊

Q: Wah, keren banget ya mbak. Aku juga pengen deh nyoba hal yang sama ke Taqy. Ngomong-ngomong Taqy itu anakku. Eh ga ditanya ya heheh. OK lanjut. Nah, Tahu BBI dari mana Mbak?
K: Jadi ceritanya aku nih kan emang hobi baca, tapi belum kepikiran untuk nulis review apalagi bikin blog khusus buku. Trus demi bs dapetin rekomendasi bacaan, aku mulai rajin browsing goodreads dan blogwalking. Nah! Keseringan baca review para book blogger bikin aku jg kepikiran pengen bikin untuk semacam reading recordku dan anak2. Dari blogwalking itulah aku tahu bahwa sebagian book blogger lokal ternyata join dengan BBI. Makanya aku jadi tertarik juga pengen join. Senang rasanya bertemu orang-orang sesama pecinta buku.

Q: Kenapa Mbak kitty kepingin gabung sama BBI? Eh udah dijawab ya tadi. Tanya lagi deh, biar lebih dalam jawabannya :D
K: Ya itu tadi... Seneng bisa kenal dan dekat dengan sesama readers. Aku jadi makin bisa mengeksplor kecintaanku terhadap buku. Udah gitu BBI jg punya event2 menarik yg memicu semangat bacaku jd lebih baik juga 😊. Dan krn aku termasuk newbie di dunia blog buku, aku jd bs belajar banyak dr para senior BBI.

Q: Gimana nih kesan Mbak kitty selama bergabung dgn BBI Ini?
K: Seru dan mengasyikkan! Karena aku baru join awal tahun ini, aku baru mulai ikutan event2 BBI tahun ini. Trus join BBI jg menambah jumlah teman sesama reader dan blogger. Pokoknya sama sekali rugi deh klo gak join BBI!

Q: OK, Terakhir, BBI kan Mau ultah Yg ke-6. Ada harapan utk komunitas kita Ini?
K: Harapanku sih semoga anggota BBI kedepannya masih akan terus bertambah sehingga bs makin menyebarkan virus membaca dan book blogging di negara kita. Ciptakan terus event2 innovative yang bs semakin mengakrabkan anggota BBi dan juga yang bs membantu meningkatkan jumlah pembaca di Indonesia. Semoga BBI bs memberikan dampak positif yang nyata bagi dunia literasi tanah air.

Terima kasih banyak Mbak Kitty atas kesempatannya. Semoga di lain waktu kita bisa ngobrol lagi. Baiklah readers, saya kira demikian postingan kali ini. Sekali lagi selamat ulang tahun untuk BBI tercinta. Sukses dan jaya selalu.

anastasia c.

Met Ultah #BBI6 :)

|
credit: Anastasia
Hai BBI, hai all readers...
Tanggal 13 April ini ultah BBI yang ke-6 ya. Senangnya ya. Bahagia komunitas blogger khusus buku ini sudah bertambah umurnya.

Karena isi postingan ini seharusnya adalah kritik, saran, kesan, pesan untuk BBI, maka ya saya akan menulis itu semua hehe. Eh enggak ah, saya mau buat pendek aja menjadi kesan dan pesan. :D

OK, kesannya, BBI adalah salah satu alasan kuat bagi saya untuk membaca dan menulis. Setidaknya menulis resensi di blog sendiri. Lewat BBI saya dapat berbagi dan mendapat info tentang buku, apapun itu. Nah kalau kalian bagaimana?

Pesan untuk BBI, semoga semakin berjaya yah. Saya sendiri bingung mau ngasih pesan apa. Hehe. Eh saya pesan fanta biru sama bakpau aja deh :P

Well, sekian yah beb. Buat readers yang pengen ikutan BBI, bisa kirim email ke divisi members ya. Infonya bisa tanya via twitter @BBI_2011 :)

Berkenalan dengan Irfa Hudaya

|

Irfa Hudaya
Hai readers, sekarang saya mau posting hasil interview saya sama Mbak Irfa Hudaya nih. Ada yang sudah tahu siapa Mbak Irfa? Mungkin sebagian pembaca sudah ya. Baru beberapa waktu yang lalu sepertinya saya ngadain blogtour novel (memoar) Mbak Irfa yang berjudul "Ya Allah Aku Rindu Ibu". Ada yang pernah ikutan? Atau malah ada yang menangin bukunya?

Mbak Irfa adalah seorang penulis asal Magelang, Jawa Tengah. Ia adalah penulis "Ya Allah Aku Rindu Ibu" yang pernah saya ulas di sini. Penulis kelahiran 5 April ini sudah menyukai buku sejak kecil. Ia bahkan sudah menerbitkan beberapa buku. Yuk mari langsung saja kita kulik lebih lanjut sosok Mbak Irfa. :)

Q: Halo mbak Irfa, apa kabar? Mbak Irfa kan penulis nih, sebelumnya apa memang punya hobi membaca? Karena katanya kalau mau jadi penulis harus suka baca dulu?
I: Alhamdulillah sehat mbak. Saya dari kecil suka membaca karena Ibuk alm membiasakan saya membaca. Saya ingat waktu SD kelas satu, saya sudah mulai bisa membaca dalam hati, sehingga saat SD teman-teman sekelas baru belajar membaca, oleh wali kelas saya diberikan bacaan dari perpustakaan. Setiap pulang sekolah saya meminjam buku di perpustakaan sekitar lima buku. Kalau istirahat teman-teman saya jajan, saya lebih tertarik membaca si perpustakaan. Bahkan sampai bel masuk berbunyi saya masih di perpustakaan. Oleh wali kelas saya sering dibiarkan di perpustakaan bahkan pernah sampai bel pulang sekolah saya masih saja baca di perpustakaan. Semakin besar, bacaan saya makin beragam. Namun ketertarikan saya cuma pada buku-buku fiksi.

Q: Wah senangnya ya punya perpustakaan yang aktif. Dulu perpustakaan di SD saya tidak terlalu aktif begitu.Ngomong-ngomong genre dan bacaan apa yang jadi favorit?
I: Saat saya masih kuliah saya sangat suka buku-buku Sydney Sheldon dan John Grisham. Namun semakin dewasa saya lebih menyukai genre drama romance.

Q: Kalau pengarang favorit ada mbak? Biasanya penulis punya jagoan yang dijadikan referensi.
I: Penulis favorit saya mb Ifa Afianty. Saya mengagumi cara beliau crafting words. Pilihan diksinya keren. Selalu penuh dengan pesan moral. Dan hebatnya, pesan moral itu disampaikan dengan smooth, tanpa menggurui, renyah dan ringan. Beliau sangat mempengaruhi gaya menulis saya.

Q: Boleh diceritakan kapan pertama kali menulis? Dan kapan pertama kali karyanya dimuat atau diterbitkan?
I: Saya mulai menulis cerita ketika kelas 5SD. Saat itu ada tugas mengumpulkan cerita dari media massa, saya menulis sendiri sebuah cerita. Saya remake kisah cinderella jadi versi jawa. Mulai SMP, setiap kali jenuh dengan pelajaran, saya menulis cerpen di buku catatan. Semua buku catatan di halaman terakhir selalu ada cerpen yang tak jadi. Duduk di bangku SMA,kegemaran saya menulis cerpen makin menjadi. Semua buku catatan selalu ada satu cerpen yang saya tulis saat bosan dengan pelajaran. Dan efeknya, saya nggak berprestasi sama sekali saat SMA. Saya mengirimkan cerpen ke Majalah Aneka Yes, saat SMA, dan alhamdulillah itu pertama kali karya saya dibaca orang lain.

Q: Sudah ada berapa buku yang ditulis Mbak Irfa?
I: Kalau naskah saya sudah ngerjain 10 naskah, Ada 3 buah buku antologi, 2 buah buku keroyokan, buku solo ada 3, 2 novel, 1 memoar, lainnya antri terbit.

Q: Tahun ini apakah ada karya baru yang mau terbit? Bisa diceritakan tentang apa?
I: Insya Allah Novel Biografi istri nabi akan terbit tahun ini.

Wah terima kasih banyak ya Mbak Irfa atas kesempatannya. Semoga semakin banyak karya yang bisa diterbitkan.

Nah guys, untuk kali ini segitu saja sesi ngobrol bareng Mbak Irfa. Kapan-kapan insya Allah kita akan ngobrol lagi. Buat kalian yang senang dengan genre drama-religius, karya-karya Mbak Irfa bisa jadi pilihan nih. Apalagi tadi Mbak Irfa sudah ngasih bocoran soal buku berikutnya yang akan terbit yaitu tentang biografi istri Nabi Muhammad SAW.

credit: Anastasia

Kebosanan dalam Membaca

|

BOSAN!

Membaca adalah suatu hobi yang menarik bagi para kutu buku. Tentu saja karena membaca punya banyak sisi yang menguntungkan seperti hiburan, pengetahuan, dan ketenangan. Tapi kadangkala ada masa bagi kutu buku mengalami kondisi jenuh dalam membaca. Duh!

Kok bisa jenuh ya? Padahal membaca itu menyenangkan lho. Well, kita kan juga tidak tahu kapan akan diterpa rasa bosan. Ada beberapa kemungkinan yang saya kira dapat menyebabkan kebosanan membaca:

  1. Membaca buku dengan genre yang sama secara terus menerus. Berlaku juga untuk buku-buku dari serial yang sama. Saya pernah membaca buku serial Inkdeath dalam satu minggu penuh. Selepasnya saya seperti hangover dan ogah menyentuh buku. :D
  2. Membaca buku dengan target. Terkadang, target atau tantangan dapat juga membuat kita jenuh lho. Ya itu karena kita hanya fokus ke pemenuhan targetnya, bukan terhadap kesenangan membacanya. Saya juga pernah mengalami hal ini.
Bagaimana? Kalian juga merasakan hal yang sama? Atau punya pendapat lain? Boleh berbagi pengalaman dalam kolom komentar. :)

How to overcome it

Banyak cara untuk mengatasi kebosanan dan banyak cara juga untuk tetap membiarkan kebosanan itu. Namun yang kita inginkan sekarang adalah cara mengatasinya bukan? Nah, kalau pendapat saya sih sbb:
  1. Kuatkan niat. Kalau kamu yakin membaca adalah salah satu hobi yang produktif dan memberi pengetahuan, maka teguhkanlah keyakinan itu.
  2. Ambil jeda untuk tidak membaca beberapa lama. Dan pada masa itu, gunakanlah waktu untuk melakukan banyak hal yang menyenangkan untuk menyegarkan pikiran. Contonya: nonton film (film yang dari buku bagus-bagus tuh), jalan-jalan, piknik, dll.
  3. Setelah jeda, mulai membaca lagi dengan buku yang ringan atau buku pilihan dari hati. 
  4. Selama beberapa waktu, ikuti saja kata hati ketika membaca. Misalnya, jika hatimu hanya ingin membaca saja tanpa membuat resensinya, maka lakukanlah. Hal ini supaya niat dan semangat membacamu tidak langsung kendor lagi.
  5. Nah kalau sudah beberapa lama proses membaca suka-suka dilakukan, kamu boleh banget ambil target dan tantangan membaca lagi. Kali ini dilakukan dengan santai saja ya. Maksudnya jangan terlalu ngoyo dengan hasil. Kalau memang kamu baru selesai baca buku berat, selingin saja dengan satu buku ringan atau kegiatan non buku yang menyegarkan pikiran seperti yang saya sebutkan di atas. :)
Nah, bagaimana? Punya pendapat atau pengalaman lain? Dipersilakan sekali lho berbagi pengalaman di kolom komentar.

OK, terus semangat membaca ya. :)




Randall Munroe the XKCD Author

|
xkcd.com: Bookshelf

Hai readers, sudah lama saya tidak menulis artikel sungguhan (non-resensi) di blog ini. Nah tema yang akan saya bahas adalah tentang penulis yang belum pernah saya baca bukunya. OK, lanjut ya.

Randall Munroe. Siapa yang tidak kenal Randall Munroe. Kebanyakan nerd, tentu saja kenal dengan Randall Munroe. Ia adalah seorang ilmuwan yang pernah bekerja di NASA. Pada tahun 2005-2006 ia memutuskan untuk menulis komik bertemakan sains, matematika, fisika, bahasa, dan bahkan romansa di websitenya yang bernama xkcd.com. Komiknya kebanyakan serius namun seringkali terselip unsur komedi.

Randall Munroe akhirnya menulis sebuah buku (di luar xkcd tentunya), berjudul "What If".  Saya sudah pernah mengulasnya di sini.

What If
"What If" seperti yang saya bahas di blog ini, adalah sebuah buku berisi jawaban-jawaban serius atas pertanyaan konyol. Kadang pertanyaan konyol itu punya sisi menarik untuk dibahas. Dan jenius, Randall memiliki segudang jawaban bagus untuk dijabarkan.

Randal Munro
Mungkin sebagian pembaca tidak mau mencoba "What If" karena takut tidak mengerti. Well, kalian tidak perlu membaca keseluruhan isinya. Cukup telusuri pertanyaan yang jawabannya benar-benar ingin kalian ketahui, Atau jika masih tidak ingin, kalian dapat mencoba membaca komik xkcd. Isinya sama saja sih, sama-sama serius. Tapi setidaknya kalian akan terhibur dengan gambarnya yang hanya berupa guratan dan sisi komedi yang terselip dalam komik. Bagaimana?

Saya merasa senang sekali memiliki dan pernah membaca buku "What If" tahun ini. Rasanya keren saja, walau tidak mengerti banyak. :D

Kalau kalian, buku karangan siapa yang pertama kali dibaca tahun 2017 ini?

#BBIHUT6 credit: Anastasia

Custom Post Signature