Top Social

Showing posts with label award's winner. Show all posts
Showing posts with label award's winner. Show all posts

Kilas Buku: Charlotte's Web

|

Charlotte's Web
By. E.B. White
Hardcover, 184 pages
Harpercollins Publisher, 2001

This is the story of a little girl named Fern. She saved a runty pig's life and named him as Wilbur. Wibur is a runt and quite pig. Frankly he is also cheerful, but if only he has friends. He can't stand to live without any friend.

When Wilbur moved to Zuckerman's family, he lived in barn with other animals like horses, sheep, cows, geese and also a mouse named Templeton. But neither of them wanted to play with him. Neither of hem wanted to be a really friend for Wilbur. Until a spider named Charllote introduced herself to Wilbur. She is a clever and big spider. Wilbur didnt't like her at the first because she is a bloodhirsty. But Charllote would do a favor -something helpful- for Wilbur, the thing that he couldn't imagine. Besides, since Charllote is the cleverest animal in that barn, Wilbur learns many things from her, especially about meaning of difficult words and of course spider's life.

Charlotte's Web (I've ever seen the movie, but I didn't really see it) which is written by EB White, is a great story. I though Charlotte was a name for the girl, but in the fact she is a spider. From this story, Mr. White tried to show to children about how amazing spider is. He placed Charllote as his focus that fed Wilbur anything about her life such as what spider could do to eat and bear babies. Simple thing but it is very interesting for children. This book can be a starter book to them for knowing a bit information about spider.

I just read this beutiful story. And I found it's exceptional story. I am happy to have this second book from Drive Books Not Cars (DBNC) Bazaar in July. And I think I will keep this for my children and other children who want to read this. Yeah, seem for me to have a small library or reading corner or a place to read whatever its name.

Ulasan ini diikutsertakan pada FYE; Fun Year Event with Children's Lit: Fun Month 5 oleh Bzee dan RC English Book oleh Bunda Peny.

Kilas Buku: The Invention of Hugo Cabret

|
Judul: Hugo Cabret
Pengarang: Brian Selznick
Alihbahasa: Marcalais Fransisca
Penerbit: Mizan Fantasi
Cetakan: I, Januari 2012
Tebal: 543 halaman
Award: Caldecott Medal (2008), Book Sense Book of the Year Award for Children's Literature (2008), Rebecca Caudill Young Reader's Book Award Nominee (2009), Flicker Tale Children's Book Award (2009), Iowa Children's Choice Award (2010) ALA's Top Ten Best Books for Young Adults (2008), Boston Author's Club Young Reader Award (2008), NAIBA Book of the Year for Children's Literature (2007)

Hugo Cabret, seorang anak sebatang kara, bertahan hidup dengan tinggal didalam jam raksasa di stasiun. Dua kali sehari ia, berkat ajaran pamannya si penjaga jam yang suka mabuk, merawat jam-jam dinding besar di stasiun. Kadang ia merasa ngeri harus membayangkan bahwa ia akan tinggal bersama gir dan mesin-mesin jam sepanjang hidupnya.

Kilas Buku: Little House on the Prairie (Little House #2)

|
Judul: Little House on the Prairie (Little House #2)
Pengarang: Laura Ingalls Wilder
Terbit: 1994
Penerbit: HarperCollins
Awards: An ALA Notable Children's Book
Rating: 4/5
Usia layak baca: > 8 tahun

***
Keluarga Ingalls akhirnya pindah dari rumah kecil mereka di Wisconsin menuju padang rumput yang maha luas di wilayah Kansas. Menurut Pa Charles, Wisconsin sudah semakin padat penduduknya, sehingga keluarga kecil mereka perlu mencari tempat yang masih jarang penduduk agar dapat lebih leluasa berburu bahan makanan. Pagi-pagi sekali menjelang perbaruan musim keluarga kecil Ingalls berkemas. Laura dan Mary sudah dimandikan dan disisiri dalam keadaan mengantuk. Akhirnya mereka berangkat menuju tempat tujuan dengan menggunakan kereta kuda bergerobak yang juga dapat digunakan sebagai tenda kemah. Segala barang yang ada di rumah kecuali tempat tidur dimuat di gerobak. Pet dan Patty, kuda-kuda mereka yang kuat, mampu membawa sekeluarga kecil itu berhari-hari. Begitu juga anjing mereka yang setia, Jack, turut serta dengan langkah kaki kecilnya yang tak kenal lelah. Hingga akhirnya mereka menemukan anak sungai dekat padang rumput dan mulai berkemah disana.

Awalnya hanya berkemah, namun lama-lama Pa merasa tempat mereka berkemah adalah tempat yang tepat untuk mendirikan rumah tinggal. Pa bilang masih banyak ayam, kelinci, dan rusa yang dapat mereka buru. Petunjuknya ada pada banyaknya serigala yang berkeliaran di padang itu. Laura yang penasaran dengan suku Indian, tak henti-hentinya bertanya kapan ia dapat melihat salah satu dari bayi Indian. Namun pandangan Ma Caroline terhadap Indian yang agak sinis membuat Laura bertanya-tanya.

Selama tinggal di padang rumput yang luas itu, banyak petualangan yang dirasakan oleh Laura dan Mary. Tinggal di tempat yang baru dengan tanpa sanak saudara memang bukan hal yang mudah. Namun dalam cerita itu Laura selalu menghadapinya dengan riang.

Kilas Buku: The Graveyard Book

|
Judul: The Graveyard Book
Pengarang: Neil Gaiman
Ilustrator: Dave Mckean
Tebal: 312 halaman
Terbit: 2008
Penerbit: Harper Collins Publisher
Usia: 13 tahun keatas
Rating: 5/5
Award:  Hugo Award for Best Novel (2009), Newbery Medal (2009), Locus Award for Best Young Adult Novel (2009), World Fantasy Award Nominee for Best Novel (2009), Mythopoeic Fantasy Award Nominee for Children's Literature (2009) Cybils Award for Middle Grade Fantasy & Science Fiction (2008), Audie Award for Audiobook of the Year (2009), An ALA Notable Children's Book for Middle Readers (2009), ALA Teens' Top Ten (2009), Michigan Library Association Thumbs Up! Award Nominee (2009), Indies Choice Book Award for Best Indie Young Adult Buzz Book (Fiction): (2009), Carnegie Medal in Literature (2010), British Fantasy Award Nominee for Best Novel (2009)
 ***
Face your life,
It's face,
It's pleasure,
Leave no path untaken

Pada suatu malam, ketika udara dingin merayapi kegelapan, seorang laki-laki misterius dengan jubah hitam tanpa cela menyisipkan belatinya. Sudah tiga orang terbunuh (suami, istri dan seoarang anak perempuan) dalam rumah keluarga Dorian dan sisa satu orang lagi, seorang bayi laki-laki Dorian. Lelaki misterius yang dijuluki The Man Jack itu sebentar mengendus udara dalam rumah tsb, memindai bau si bayi dan segera menuju kamarnya di dekat loteng rumah. Sayangnya, sesampai disana si bayi sudah pergi, sendirian menuju areal pemakaman. The Man Jack segera menyusul, tidak sabar untuk segera menghabisi anak ingusan itu.

Tanpa diduga kedatangan bayi laki-laki nan lucu itu mendapat sambutan hangat dari sepasang suami istri Owens, salah satu hantu penghuni kuburan, yang sangat ingin mengadposinya. Pro-kontra terjadi antara penghuni areal pemakaman itu. Namun pada akhirnya keputusan dicapai dengan hasil positif, sang bayi laki-laki diadopsi oleh keluarga Owens (ia mendapatkan nama Nobody Owens / Bod), mendapat hak istimewa sebagai warga penghuni kuburan yang masih hidup dan dapat dengan bebas pergi ke kuburan manapun dalam areal itu, dan tentu saja mendapatkan perlindungan dari para hantu penghuni kuburan. Yang paling istimewa adalah memiliki pengasuh bernama Silas yang selalu dengan senang hati mengajarkan banyak hal kepadanya. Namun hanya satu hal yang selalu dipertanyakan Bod, mengapa ia tidak boleh sekalipun keluar dari areal pemakaman. Seberapa bahayanya jika ia pergi sesekali.

Jawaban dari pertanyaan itu ia dapatkan di kemudian hari ketika Bod berumur 11 tahun. Silas memutuskan untuk mulai menceritakan kejadian yang sebenarnya kepada Bod. Alih-alih takut dengan perburuan yang dilakukan the Man Jack terhadapnya, ia justru berani untuk menghadapi apapun yang terjadi dan siap dengan segala resikonya.

Kilas Buku: To Kill a Mockingbird

|
Judul: To Kill a Mockingbird (Pemenang Pulitzer Award 1961)
Pengarang: Harper Lee
Alihbahasa: Femmy Syahrani
Tebal: 540 halaman
Penerbit: Qanita
Cetakan: I, April 2008
Rating: 5/5
Usia kelayakan baca: 11 tahun keatas

you never really know a man until you stand in his shoes and walk around in them ~Harper Lee, to Kill a Mockingbird
Di Maycomb County negara bagian Alabama, Jean Louis Finch (biasa dipanggil Scout) dan abangya Jeremy Finch (Jem) hidup dengan riangnya dibawah asuhan sang ayah, Atticus Finch, seorang pengacara yang tegas nan lembut dan pembantu kulit hitam yang berpendidikan, Calpurnia (Cal). Scout dan Jem adalah anak-anak yang cerdas dan serba ingin tahu dan tentunya nakal. Namun segala sifat serba ingin tahunya selalu dipuaskan dengan jawaban Atticus yang apa adanya dan bijak. Kenakalan mereka sebagai anak-anak membawa mereka kepada berbagai rencana dan petualangan yang mengasyikkan. Namun sebagai akibatnya jika ketahuan Calpurnia akan dengan tegas menghukum mereka.

Anak-anak Finch tidak mempunyai teman sebaya di lingkungan rumahnya, kecuali di sekolah. Mereka tidak bisa mendapat teman lain karena Cal selalu membatasi wilayah bermain mereka, sehingga anak-anak kecil itu tidak bisa bermain terlalu jauh. Pada suatu hari mereka bertemu dengan Charles Baker Harris (Dill), keponakan dari salah satu tetangga mereka Ms. Rachel. Dengan cepat mereka berteman dan 'bersekongkol' kecil-kecilan untuk melakukan petualangan. Petualangan yang utama ialah ketika mereka mengintai rumah keluarga Radley di malam hari sehingga Mr. Radley keluar dengan senapannya dan menembak bayangan yang mendekati rumahnya itu. Pengintaian rumah keluarga Radley ini sudah dilakukan sejak lama oleh anak-anak itu. Sebab hanya keluarga Radley saja yang menutup diri dari komunitas para tetangga dan yang paling menebar gosip adalah Arthur (Boo) Radley, salah satu anak dari Mr. Radley yang tidak pernah keluar rumah selama 25 tahun. Desas desus kalau Boo adalah manusia misterius menarik perhatian Scout dan Jem beberapa lama hingga sebuah kasus penting yang melibatkan ayahnya mengalihkan perhatian mereka.

Tom Robinson, pemuda kulit hitam dituduh melakukan perkosaan terhadap putri dari Mr. Ewell yang merupak warga kulit putih. Kasus ini sampai hingga pengadilan dan Atticus ditunjuk sebagai pengacaranya. Singkat cerita, Atticus berhasil membuktikan bahwa Tom Robinson tidak bersalah. Namun tetap saja, tim juri memutuskan bahwa Tom Robinson tetap bersalah dan harus dipenjara. Sejak itulah Mr. Ewell tetap berusaha untuk membalas dendam karena sudah dipermalukan di pengadilan. Gara-gara Mr. Ewell ini beberapa orang terancam termasuk Atticus. Puncaknya ketika Ewell mencoba menyerang Jem dan Scout di malam hari dan gara-gara itu Jem menderita patah lengan dan Ewell tanpa sengaja membunuh dirinya sendiri. Pada malam itu pula tanpa diduga Boo Radley yang misterius menjadi penolong bagi Jem dan Scout. Ia menggendong Jem yang terluka dan mengantarnya hingga sampai di rumah.

***

Berkali-kali saya baca novel ini tanpa bosan. Begitu juga dengan filmnya, saya tak pernah berhenti mengagumi film yang diperani Gregory Peck, Philip Alford dan Mary Badham itu. Meski tentunya ada sedikit perbedaan dengan cerita yang ada di buku, filmnya tetap salah satu film yang terbaik pada masa itu.

Kilas Buku: Green Eggs and Ham

|
Judul: Green Eggs and Ham
Pengarang: Dr. Seuss (Pemenenang Laura Ingalls Wilder Award tahun 1980)
Tebal: 62 halaman
Terbit: 1960
Penerbit: Random House Books for Young Readers
Rating: 4/5
Usia Kelayakan Baca: 4 tahun (for English reader) 7 tahun keatas (for Indonesian reader)

Seekor karakter, err, entah apa namanya yang bernama Sam-I-am memperkenalkan makanan jenis baru pada seekor karakter tanpa nama yang berwajah cemberut. Sebenarnya ini bukan makanan jenis baru, cuma dua telur dan daging ham, namun warna hijau pada makanan itu menyajikan perbedaan yang mencolok.
"Do you like green eggs and ham?"
Si karakter tanpa nama itu langsung menolak memakannya.
"I do not like them, Sam-I-am.
I do not like green eggs and ham."

Custom Post Signature